The Butcher

The Butcher

The Butcher

No: 010
Judul Asli: In for the Kill
Penulis: John Lutz
Alih Bahasa: –
Desain Sampul: –
Penerbit: Dastan
Tgl Terbit: –
Ukuran: 560 hlm
Tgl Beli: 17 Agustus 2011, FJB Kaskus
Rating: 2.5 / 5

Catatankoe:
Setelah sebelumnya sempat kecewa dengan buku terbitan Dastan yg berjudul XXX (lupa judulnya) saya mencoba membaca buku Dastan yg lain, kali ini adalah buku berjudul The Butcher yg ditulis oleh John Lutz.

Kota New York digemparkan oleh tiga kasus pembunuhan yang terjadi secara berturut-turut. Korbannya wanita berusia antara 30-40 tahun, berambut coklat dan cantik. Semua korbannya ditemukan dengan bagian tubuh yang telah dipotong-potong dan ditumpuk seperti piramida. Dan tentu saja seperti pembunuh berseri lainnya, tidak ada bukti yang ditinggalkan.

Mulanya kepolisian New York kesulitan mengungkap pola dibalik pembunuhan berseri ini. Namun setelah jatuh korban yang ketiga *atau keempat yah saya agak lupa*, Kepala Polisi New York, Chief Harley Renz sadar kalau pembunuhan ini bukanlah pembunuhan acak. Korban-korbanya telah dipilih secara khusus. Bila huruf depan dari nama belakang masing-masing korban dideretkan akan membentuk nama Q-U-I-N yg mengarah pada mantan detektif New York yang telah pensiun, Frank Quinn. Maka dipanggilah Frank Quinn dan dua orang anggotanya dulu Pearl dan Fedderman untuk menyelidiki dan menyelesaikan kasus ini.

Berhasilkah Quinn mengungkap identitas The Butcher sebelum jatuh korban berikutnya? Siapakah dalang di balik semua pembunuhan ini dan apa motivasinya?

Untuk genre Thriller Mystery buku ini terbilang lumayan, terjemahannya juga pas dibacanya gampang 3-4 jam selesai. Meskipun ada beberapa bagian yg kurang buat saya *mungkin pas baca sambil ngantuk jadi kelewat* seperti latar belakang si penjagal menjadikan Quinn sebagai targetnya *sampai akhir agak ga jelas si penjagal ini punya dendam kesumat apa sama Quinn*, kemudian antara Sherman dan Jebb *saya sering keliru dengan dua orang ini*, endingnya juga sedikit mengecewakan… kenapa sih harus seperti itu?

Kalau hanya untuk fun reading buku ini bolehlah, tapi kalau suka yg lebih serius John Sandford pilihannya. Tapi kalau cocok dengan John Lutz masih banyak bukunya yg lain, saya juga baru tahu kalau buku ini adalah buku ke #02 dalam Frank Quinn series.

Kutipan Favorit:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s