Bilangan Fu

No: 042
Judul Asli: Bilangan Fu
Penulis: Ayu Utami
Desain Sampul: Ayu Utami
Penerbit: KPG
Tgl Terbit: Cet. 1, Juni 2008
Ukuran:  x + 537 hlm.; 13,5 x 20 cm
Tgl beli: Pinjam @daninoviandi
ISBN 13: 978-979-91-0122-8
Rating:  1/5

Syukurin!!! Makanya jadi orang jangan suka latah, mentang-mentang mbak Ayu jadi kotributor di Forum Buku dan hampir semua bilang buku ini bagus dan wajib baca lantas pengen ikut-ikutan baca biar ga dibilang kuper. Akibatnya apa? Nyungsep kan… Sudahlah ini bukan daerah kekuasaanmu, jadi hush… hush… sana balik ke alammu.

Kalau ada yg nanya buku ini tentang apa, maka jawabannya adalah Yuda, Parang Jati, Marja, Pemanjat Gunung dan Cinta Segi Tiga. Sudah itu saja? Ya ya… hanya itu, maksudnya hanya itu yg nyangkut di otak saya yg kecil ini. Karena nggak mungkin banget buku dengan tebal 500-an halaman isinya gitu doang. Justru itu masalahnya, buku ini terlalu berat terlalu kompleks, terlalu sarat akan isi. Belum lagi bahasanya yg tidak membumi jadi pengen kelon sama KBBI.

Tidak suka bukan berarti buku ini jelek, ada fakta-fakta menarik, kisah mistis dan sejarah babad tanah jawi yg baru saya ketahui setelah membaca buku ini. Sayangnya kok saya merasa gak pas dengan penempatannya, seperti sengaja dijejal-jejalkan. Kalau boleh saya ingin memisahkan buku ini menjadi dua bab besar FAKTA dan FIKSI, mungkin akan lebih nikmat jadinya.

Satu hal yg jadi perhatian saya adalah sampulnya, desainnya sederhana tapi nuansa mistisnya dapet. Di dalamnya ada sebuah catatan kecil yg menjelaskan bahwa buku ini menggunakan bahan yg dikelola secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Wow… satu jempol untuk hal ini.

Hanya kesadaran akan fakta bahwa buku ini buku pinjaman yg dipinjamkan dengan catatan harus dijaga baik-baik karena ada tanda tangan penulisnyalah yg memacu saya untuk segera menyelesaikannya. Fiuhhh elap kringet dulu…

Maaf jika review saya tidak seperti biasanya.

Advertisements

15 thoughts on “Bilangan Fu

  1. Teguh Puja says:

    Dari semua buku Ayu Utami yang sudah aku baca ya Mbak, memang Bilangan Fu yang paling butuh energi ekstra.

    Buku terbarunya, Cerita Cinta Enrico, jauh lebih sederhana. Dengan nuansa Ayu Utami tetap. Dari serial Bilangan Fu, yang bagian Manjali dan Cakrabirawa lebih mudah dimengerti. Isi ceritanya? Masih bentuk cinta segitiga karakter2 di Bilangan Fu. 😀

      • Teguh Puja says:

        Dari beberapa penulis perempuan Indonesia, Fira Basuki jauh lebih aku nikmati Mbak. 😀

        Tulisan Okky Madasari belum sempat aku baca, jadi belum bisa banyak berkomentar. Selain beberapa kali mendengar kalau Okky juga sukses membawa cerita yang kuat di setiap bukunya.

      • dewiyani says:

        Fira Basuki ya… nanti saya coba baca tulisannya. Ada referensi 1 judul buku dulu buat memulai.
        Mbak Okky bagus mas, saya baru baca 2 buku tulisan dia. Bagus. Hanya kurang lantang berbicara untuk sebuah kritik sosial, masih bermain aman.

      • Teguh Puja says:

        Kalau Kumcer, Mbak bisa coba baca Alamak!

        Kalau misalkan mau yang trilogi-nya, ada Jendela-jendela, Pintu dan Atap.

        Kalau untuk aku pribadi, Fira itu lebih mudah dinikmati ceritanya dibandingkan Ayu. 😀

  2. iwan says:

    yg bilangan fu emang rada berat, cobain sekuelnya deh Manjali Cakrabirawa. lebih ringan, serasa baca roman biasa..gw jg dulu ga suka bilangan fu, tp setelah baca Manjali Cakrabirawa malah penasaran pengen baca ulang bilangan fu 😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s