Klien

the client

No: 070
Judul: Klien
Judul Asli: The Client
Pengarang: John Grisham
Penerjemah: Hidayat Saleh
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: Cet. 2; Agustus 1994
Ukuran Buku: 742 hlm; 18 cm
ISBN: 979-605-070-6
Edisi: Bahasa Indonesia
Genre: Fiksi, Legal Thriller
Rating: 4/5

Curiosity killed the cat” sebuah frase yg kurang lebih memiliki arti “keingintahuan bisa membawa seseorang ke dalam situasi berbahaya” sangat cocok untuk buku ini.

The Client adalah buku keempat John Grisham. Tiga buku sebelumnya yaitu: A Time to Kill, The Firm & The Pelican Brief berhasil menjadi best seller dan telah dicetak ulang berkali-kali. Masih bermain-main di ranah hukum, The Client menawarkan sebuah alur yg cukup menarik dengan dua tokoh protagonis yg berhasil menarik simpati para pembacanya.

Mark mengajak adiknya, Ricky, menyelinap ke hutan di belakang “Memphis Trailer Park” tempat mereka tinggal untuk menghisap rokok. Tanpa disengaja mereka menjadi saksi aksi bunuh diri seorang pengacara yg tertekan dan menjadi sedikit gila karena menyimpan sebuah rahasia mengerikan. Sebelum bunuh diri, pria itu sempat mengungkapkan kepada Mark rahasia dimana mayat Boyd, seorang Senator AS yg baru-baru ini terbunuh disembunyikan. Hal ini menyebabkan Mark terjebak diantara aparat negara yg nyaris kehabisan waktu untuk menemukan bukti pembunuhan dan para mafia yg mati-matian berusaha menutupi tindak kejahatan mereka.

Mark Sway, adalah bocah berusia 11 tahun yg berasal dari keluarga yg kurang harmonis. Ayah Mark adalah seorang pecundang yg suka mabuk dan menyiksa mereka. Mark kecil harus melindungi ibu dan adiknya, hingga tanpa disadari ia tumbuh dewasa melebihi usianya. Mark tumbuh menjadi sosok yg bijaksana, cerdas dan pintar bicara.

Satu-satunya orang yg percaya pada Mark hanya Reggie Love, seorang pengacara wanita berusia 52 tahun yg disewa Mark untuk jadi pengacaranya dengan bayaran sebesar 1 dolar. Reggie adalah pengacara baru dan belum lama membuka praktek hukumnya. Kasus yg sering ditangani Reggie adalah kasus yg melibatkan anak-anak.

Hubungan emosionil antara Mark dan Reggie yg dimunculkan sepanjang cerita bergulir menjadi kunci kesuksesan buku ini. Grisham pun berhasil menjaga intensitas ketegangan yg muncul perlahan-lahan hingga akhir cerita. Beberapa joke yg diselipkan juga mampu mencairkan suasana.

Meskipun bergenre Legal Thriller tidak banyak istilah hukum yg digunakan. Istilah yg ada pun cukup familiar dan mudah dipahami. Jika dibandingkan dengan tiga buku sebelumnya, buku ini masih setingkat dibawahnya. Tidak seberat dan seintens yg lainnya tapi tetap menghibur dan sayang untuk dilewatkan.

Ada sebuah kutipan yg berhasil menarik perhatian saya:

“Tidak. Mulai sekarang, kau takkan melakukan hal lain kecuali baca buku.” – Diane Sway (p. 733)

Hohoho momma, anda tidak akan pernah tahu petualangan macam apa yg anda dapatkan dari membaca sebuah buku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s