Petualangan Tom Sawyer

No: 029
Judul Asli: Tom Sawyer
Penulis: Mark Twain
Alih Bahasa: –
Desain Sampul: –
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tgl Terbit: –
Ukuran: –
Tgl beli: Buku Warisan
Rating:Β  4/5

Kalau anda seusia saya (nggak seusia juga termasuk sih) tapi masih saja bertanya: “Tom Sawyer, vokalis dari grup band apa yah? Gak pernah dengar tuh!” Rasanya saya patut mempertanyakan masa kecil anda. Karena buat saya petualangan Tom Sawyer dan karibnya, Huck Finn, adalah cerita yg abadi. Cerita yg lekat dalam benak masa kecil saya, cerita yg mengilhami saya dan teman-teman perosotan di tebing kali dan bergelantungan di akar pohon laiknya awak kapal Capt. Morgan. Lho kok cuma awak kapal, iyah… mana ada kapten bajak laut badannya kurus kering πŸ˜€

Buku yg ada di tangan saya ini sudah menguning kertasnya, sampulnya pun sudah terlipat disana-sini. Halaman yg biasanya memuat data-data buku tidak ada (ga tau memang ga ada atau hilang). Namun saat menemukan buku ini serasa menemukan sebuah peti harta karun.

Buku terbitan Gramedia (mohon dibetulkan klo salah) jadul ini berkisah tentang Tom Sawyer, seorang anak yatim piatu yang tinggal di rumah bibinya, bibi Polly. Tom dikenal sebagai anak yg nakal hmm… sebetulnya nggak nakal yah, lebih tepatnya punya keingin tahuan yg besar dan berdaya imajinasi tinggi.

Pada suatu malam, Tom Sawyer dan temannya, Huck Finn pergi ke areal pemakaman sambil membawa bangkai kucing. Kata Huck Finn, “Kalau kita membawa kucing mati ke pekuburan pada tengah malam dan menguburnya disana, maka kutil kita akan diambil.” Yihaaa ada obat kutil jenis baru nih! Murah meriah hanya perlu setumpuk nyali. Ternyata sesampainya di sana mereka tidak sendirian, selang tak berapa lama datanglah tiga orang laki-laki dewasa, seorang dokter, seorang pemabuk dan seorang penjahat kampung. Mereka tampak tengah menggali kuburan orang yg baru saja dimakamkan, entah bagaimana awalnya tahu-tahu mereka bertengkar dan si penjahat menusuk dokter dengan pisau belati. Ia kemudian meletakkan pisau tersebut ke dalam genggaman tangan si pemabuk yg kebetulan sedang teler berat, kemudian kabur.

Tom dan Huck yg bersembunyi di balik nisan batu yg besar menggigil ketakutan. Keduanya sepakat untuk berpisah dan bersumpah tidak akan menceritakan apa yg mereka lihat malam itu kepada siapapun. Saat si pemabuk dinyatakan bersalah dalam persidangan dan harus menerima hukuman mati, terjadi pergulatan hebat dalam hati Tom. Ia ingin menceritakan rahasia yg selama ini disimpannya tapi takut akan pembalasan dendam Injun Joe, si penjahat.

Buku ini sangat menarik untuk dibaca karena berisi kisah petualangan yg seru, kisah seorang remaja yg beranjak dewasa yg mempertanyakan jati dirinya dan mulai mengenal cinta. Bahasanya yg ringan dan mudah dipahami cocok dibaca oleh remaja yg mulai beralih dari membaca majalah anak-anak kepada novel. Kekurangan dari buku tipis ini adalah penggunaan font yg jadul sekali (namanya juga buku lawas ya) dan spasinya yg sedikit rapat, namun hal itu seakan terlupakan oleh ceritanya yg memikat. Kalau saya tidak salah buku ini telah diterbitkan ulang tapi saya lupa nama penerbitnya.

Banyak pelajaran yg bisa kita ambil dari buku ini. Sebagai orang tua kita belajar bagaimana cara menghadapi anak remaja yg mulai memberontak. Sebaliknya sebagai seorang remaja, kita belajar untuk tidak takut pada siapapun jika memang kita tidak bersalah dan segalak apapun orang tua kita merekalah orang yg paling mencintai kita.

Ah, indahnya masa kecil kita.

Note:
Adakah yg tahu tentang buku ini. Mohon bantuannya untuk mengisi data-data buku diatas jika ada πŸ˜€