Kisah Sang Penandai

No: 047
Judul: Kisah Sang Penandai
Penulis: Tere Liye
Desain Sampul: Mano Wolfie
Penerbit: Mahaka Publisher
Tgl Terbit: –
Ukuran:  295 hlm.; 20.5 x 13,5 cm
Tgl beli: pinjam @rika_rr
ISBN: 978-602-98-8832-4
Rating:  3/5

Duhai, apakah kau akan memilih mati ketika cinta-sejatimu tidak terwujudkan? Ataukah hanya bisa memeluk lutut, menangis tersedu, bersembunyi di balik pintu seperti anak kecil tidak kebagian sebutir permen?

Adalah Jim, pemuda yatim-piatu dipilih oleh Sang Penandai (penjaga dongeng-dongeng), untuk mengukir kisah melupakan sang pujaan hati, Nayla.

Adalah Jim, pemuda yang jangankan memegang pedang, membaca pun dia tidak bisa, terpilih untuk menggurat cerita tentang berdamai dengan masa-lalu. Dia harus menyelesaikan pahit-getir perjalanannya—apapun harganya! Karena kita sungguh membutuhkan dongeng ini.

“Apakah kau juga akan mati untukku?” Nayla bertanya lirih. Jim mengangguk, anggukan yang terlalu berani.

♥♥♥

Kisah Sang Penandai adalah buku fantasi pertama, karya anak negri yg saya baca. Sempat skeptis saat tahu ini buku fantasi tapi jalan terus baca buku ini berbekal nama besar sang penulis.

Secara keseluruhan, Kisah Sang Penandai adalah novel yg cukup menarik. Idenya sangat sederhana namun diramu dengan bagus, tentang perjalanan seorang laki-laki untuk menebus kesalahan dan berdamai dengan masa lalunya. Yg sedikit mengganjal dalam hati saya adalah pemilihan langgam bahasanya *CMIIW yg terlalu mendayu-dayu. Saya jadi membayangkan membaca buku ini sambil maen ayunan di taman ria deh.

Minim footnote juga menjadi nilai tambah sendiri, hanya kata yg benar-benar perlu dijelaskan yg diberikan footnote seperti kata Sang Penandai. Awalnya saya mengira Sang Penandai adalah orang yg menandai, semacam pencatat dosa begitulah. Ternyata saya salah, yang dimaksud Sang Penandai adalah:

Bagi yang penasaran dengan arti kata penandai, sebelumnya aku jelaskan dulu apa artinya. Kata penandai dibaca seperti kata landai, pantai. Asal kata penandai dari andai, yang berarti dongeng dalam bahasa tertentu. Jadi Sang Penandai adalah orang yang membawakan sebuah kisah dongeng. – p.33

Oh iya ending bukunya sedikit membingungkan, nantilah saya tanyakan sama sang empunya buku 😀

Advertisements